Retail Tips & Trends

Cara meningkatkan manajemen inventaris

Cara meningkatkan manajemen inventaris

Panduan praktis tentang cara meningkatkan manajemen inventaris Anda. 

Di tahun baru, kita semua ingin lebih terorganisir, terutama dalam hal bisnis kita. Hari ini, kita akan fokus pada cara menyimpan inventaris, dan cara meningkatkan akurasi inventaris Anda. Ini adalah hal-hal fundamental untuk menjalankan bisnis Anda dengan sukses - jadi mari kita selami dan cari tahu mengapa dan bagaimana cara meningkatkan manajemen inventaris Anda.

Mengapa Anda harus selalu meningkatkan manajemen inventaris Anda

Mengetahui cara melacak inventaris adalah salah satu aspek terpenting dalam menjalankan bisnis Anda. Mengapa? Inventaris yang tidak dikelola dengan baik sering kali menyebabkan kerugian yang tidak perlu, seperti pemborosan produk dan stok mati. Dengan mengelola inventaris Anda secara efektif, Anda akan mencegah harus membuang produk yang kedaluwarsa, atau terjebak dengan stok yang tidak dapat dipindahkan yang tidak dapat Anda jual. 

Bagi banyak bisnis kecil, inventaris adalah pengeluaran terbesar. Jadi mengapa Anda tidak ingin mengelolanya dengan benar? Manajemen inventaris dapat menjadi pembeda antara keberhasilan dan kegagalan. Jadi, itu membawa kita ke pertanyaan berikutnya.

Bagaimana cara meningkatkan manajemen inventaris saya?

Ada beberapa teknik untuk menjaga inventaris Anda tetap terkelola. Teknik Anda bergantung pada bisnis Anda, stok Anda, dan jenis proses yang Anda gunakan untuk melacak inventaris.

  1. Titik pemesanan ulang dan Stok Pengaman

    Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, titik pemesanan ulang adalah tingkat stok yang menunjukkan bahwa Anda perlu memesan ulang. Angka ini sangat penting untuk tetap memantau inventaris Anda. Demikian pula, stok pengaman pada dasarnya berfungsi sebagai stok 'darurat' saat Anda kehabisan produk. Penting untuk mengidentifikasi titik pemesanan ulang Anda, dan untuk selalu memiliki stok pengaman sehingga Anda tidak kehabisan barang dan kehilangan penjualan.

    Untuk menghitung stok pengaman Anda, ikuti rumus ini:

    Stok pengaman = (Penggunaan harian maksimum x waktu tunggu maksimum) - (Penggunaan harian rata-rata x waktu tunggu rata-rata)

    Untuk menghitung titik pemesanan ulang Anda, ikuti rumus ini:

    Titik pemesanan ulang = Permintaan waktu tunggu + Stok pengaman

  2. Masuk Pertama, Keluar Pertama (FIFO)

    Teknik untuk meningkatkan manajemen inventaris ini adalah pokok bagi semua pemilik bisnis. Ini pada dasarnya berarti bahwa stok pertama yang Anda terima harus menjadi stok pertama yang Anda jual. Teknik ini harus dimiliki untuk produk yang mudah rusak seperti makanan, riasan, atau produk higienis, tetapi juga berfungsi untuk produk yang tidak mudah rusak juga. Semakin lama Anda menyimpan barang tanpa menjualnya, semakin banyak keausan yang terakumulasi, dan semakin usang, dan semakin sulit untuk dijual. Adalah kepentingan terbaik Anda untuk meletakkan stok di lantai segera setelah Anda menerimanya, daripada membiarkannya mengumpulkan debu di gudang Anda.

  3. Prioritas ABC

    Teknik ABC berarti Anda mengelompokkan produk Anda ke dalam tiga kategori berdasarkan nilainya, atau signifikansinya terhadap pendapatan Anda. Misalnya:

    A = stok yang mewakili sebagian besar pendapatan Anda
    B = stok yang mewakili sebagian pendapatan Anda
    C = stok yang mewakili pendapatan terkecil Anda

    Dengan mengkategorikan stok Anda berdasarkan metode prioritas ABC, Anda tahu produk mana yang harus selalu Anda miliki (produk A) dan produk mana yang kurang mendesak untuk dipesan ulang (stok C).

Kiat mudah tentang cara meningkatkan manajemen inventaris Anda

Selain mengikuti teknik yang diuraikan di atas tentang cara meningkatkan akurasi inventaris Anda, ada langkah-langkah lain yang dapat Anda ambil juga. 

  1. Alat manajemen inventaris

    Kami merekomendasikan untuk setiap bisnis (tidak peduli seberapa kecil) agar Anda memanfaatkan semacam perangkat lunak manajemen inventaris untuk membantu Anda melacak inventaris Anda. Melacak stok dengan spreadsheet sederhana mungkin berhasil pada tahap paling awal bisnis Anda, tetapi ada sejumlah masalah dengan pendekatan ini. Ada banyak ruang untuk kesalahan, sama sekali tidak dapat diskalakan, dan ini adalah proses yang memakan waktu yang tidak perlu yang sangat mudah dihindari.

    Cobalah untuk mendapatkan POS yang memiliki perangkat lunak manajemen inventaris bawaan. Atau, untuk daftar alat perangkat lunak manajemen inventaris WooCommerce terbaik, klik di sini

  1. Integrasi online dan di dalam toko

    Jika Anda menjalankan toko online serta toko fisik, penting untuk menjaga kedua inventaris tetap sinkron. Solusi point of sale seperti Oliver POS tetap terhubung ke toko online Anda, sehingga Anda tidak perlu berurusan dengan inventaris yang tidak cocok.

  2. Audit yang konsisten

    Sangat penting saat menjaga inventaris tetap terlacak adalah mengaudit stok Anda secara teratur. Meskipun perangkat lunak manajemen inventaris Anda akan melacak stok Anda, penting untuk memastikan tidak ada yang luput dari perhatian, atau tidak ada kesalahan yang dibuat.

    Cara paling efektif untuk melakukan ini bervariasi tergantung pada ukuran dan jenis bisnis yang Anda jalankan, tetapi sebagian besar bisnis melakukan inventaris penuh pada akhir tahun atau melakukan pemeriksaan langsung inventaris siklus atau bergilir yang memerlukan pemeriksaan item tertentu pada jadwal bergilir. Yang terakhir biasanya yang paling efektif, karena perbedaan inventaris kemungkinan besar akan ditemukan dengan cepat dan ditangani. Jika pemeriksaan inventaris Anda hanya setahun sekali, akan lebih sulit untuk melacak kesalahan. traxk